Wallpaper

Mukadimah

Bom Bali yang kami ledakkan adalah memberikan banyak dampak negatif termasuk terhadap kami sebagai pelaku dan terhadap perjuangan kami dalam memperjuangkan kebenaran.  Oleh karena itu, sejak saya ditangkap saya serukan kepada kawan-kawan supaya tidak melakukan jihad dengan cara seperti Bom Bali atau semisalnya. Seruan tersebut saya sampaikan juga ke kakak saya Mukhlas dan Amrozi, dan juga ke kawan saya Imam Samudera agar mereka mau bersama-sama untuk melakukan pencegahan, akan tetapi mereka tidak mau dan tetap mengobarkan semangat agar orang lain meniru melakukan jihad yang seperti itu.

Seruan saya tidak dihiraukan, dan justru Bom Bali dan tertangkapnya kami dijadikan penyemangat untuk meneruskan jihad yang semacam itu, maka masih terjadilah aksi-aksi hingga sekarang ini. Masih adanya aksi-aksi tersebut justru menjadikan saya semakin menentang aksi-aksi itu, karena menurut perkirakan saya bahwa jika aksi-aksi seperti itu dilakukan maka akan semakin banyak orang yang menggunakan media jihad sebagai jalan perjuangan yang akan masuk penjara. Ternyata benar, fakta menunjukkan bahwa semakin hari semakin banyak yang masuk penjara karena melakukan kegiatan atas dasar jihad dengan cara seperti itu. Jika zaman Rasulullah pelaksanaan jihad semakin hari semakin membesar, jihad yang dilakukan oleh kawan-kawan ini semakin hari semakin mengecil bahkan habis.

Fakta inilah yang membuat saya semakin gigih untuk mencegah kawan-kawan supaya tidak melakukan aksi yang justru merugikan perjuangan itu sendiri. Masih banyak hal-hal positif yang bisa dilakukan yang tidak bertentangan dengan syareat Islam dan bisa menjayakan Islam dan kaum muslimin. Atas dasar inilah maka dalam setiap kesempatan saya serukan pencegahan tersebut, lewat buku saya ALI IMRON SANG PENGEBOM, lewat mulut ke mulut, lewat media televisi, lewat karya tulis orang lain dan lewat media apa saja. Dan dalam kesempatan ini saya melakukannya lewat situs, hal ini untuk melengkapi media-media yang sudah saya gunakan sebelumnya.

Dengan situs ini saya berharap bisa memberitaukan kepada siapa saja yang ingin tau tentang kami, tentang perjuangan kami, dan tentang keterlibatan kami dengan pengeboman supaya kami tidak dituduh dengan tuduhan yang tidak sesuai dengan tujuan kami. Dengan situs ini saya ingin mengajak kawan-kawan yang meniti di jalan jihad untuk intropeksi terhadap aksi jihad yang telah dilakukan dan agar menempatkan serta melakukan jihad sesuai dengan yang dicontohkan oleh Rasulullah dan para Sahabat. Dan dengan situs ini saya ingin mengajak untuk melakukan kebaikan apapun yang sesuai dengan kemampuan dan fakta saat ini yang bisa memberikan manfaat untuk ummat secara umum dan menjayakan kaum Muslimin.

Radikalis dan Teroris Mengesampingkan Islam Sebagai Rahmat Bagi Semesta Alam

Teroris Dan Pihak Yang Memberi Angin Mereka

MENANGGAPI PESAN DR. AIMAN ADZ-DZAWAHIRI (AL-QAIDAH) UNTUK MUJAHIDIN NUSANTARA

MENSIKAPI AKSI PENYERANGAN DI THAMRIN

PERBEDAAAN KAMI DENGAN ISIS

JIHAD ADALAH PERANG

JAUHI FITNAH

IS BUKAN KHILAFAH

KOREKSI JIHAD

MENJADIKAN IMAM MAHDI SEBAGAI TELADAN DALAM BERJIHAD

Aksi-aksi jihad yang terjadi di Indonesia setelah lengsernya penguasa Orde Baru sudah berjalan sekitar empat belas tahun lamanya. Semua aksi tersebut akhirnya bisa dibongkar oleh aparat yang berwenang lalu para pelakunya dikejar, ditangkap, dipenjara dan bahkan ada yang dibunuh dieksekusi dan terbunuh saat penangkapan. Namun ternyata hal ini tidak dijadikan dasar oleh para pelaku dan yang lainnya untuk melakukan instrospeksi dan koreksi terhadap kesalahan jihad yang telah dilakukan kemudian tidak melakukan jihad dengan cara-cara yang seperti itu lagi.

Sebagai bagian dari Umat Islam yang menggunakan jihad sebagai jalan perjuangan dan sebagai pelaku Bom Bali I atas dasar jihad yang melatarbelakangi dibikinnya PERPU ANTI TERORISME di Indonesia, saya prihatin, karena aksi-aksi jihad yang seperti itu masih terus dilakukan hingga sekarang ini.

Keprihatinan saya ini berdasarkan bahwa aksi-aksi yang diniatkan melaksanakan kewajiban jihad tersebut adalah keluar dari Sunah Rasulullah dan Sunah Para Shahabat sehingga hasilnya pun jauh dari hasil yang diraih oleh mereka.

Continue reading